Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Melihat Sejarah Bekas Ibukota Aceh Jaya "Pulo Raya"

Wisata & Lingkungan Senin, 20 Januari 2014 - Oleh

CALANG - Banyak orang yang hanya mengetahui ibukota Aceh Jaya adalahCalang, sementara, sebelumnya nama ibukota AcehJaya bukan Calang, tetapi Pulo Raya, yakni Ibukota pertama Aceh Jaya setelah belanda menginjakan kakinya di pulau kecil itu pada tahun 1910.

Sejarah menyebutkan, setelah Belanda menguasai daratan barulah ibukota Kewedanaan di pindakan Ke Calang, yang sekarang dikenal  sebagai ibukota Calang.

Aktiis dan masyarakat Aceh Jaya T.Minjar Nurlizai pada media ini menyebutkan, sejarah Pulo Raya sebelum tsunami melanda Aceh, penghuni Pulo Raya kebanyakan pendatang,termasuk dari Lamno Daya dan Aceh selatan berbaur menjadi Masyarkat di pulo tersebut.

Sebagian besar mata pencarian masyarakat pulo raya adalah nelayan, selebihnya bertani berternak. Komuditas laut yang jadi andalan saat itu adalah Ikan Teri/nasi. Pasaran teri sudah sampai ke sumatra Utara (Medan) dan Kota banda Aceh.

Masa keemasan pulau tersebut sebelum tsunami terjadi, penghasilan Pulau ini dari ikan segar, Lobster dan berbagai macam hasil laut sebgai penunjang ekonomi masyarakat.

Sekarang, pasca tsunami pemerintah Aceh Jaya menaruh perhatian besar pada Pulau Raya. Langkah pertamanya dengan menempatkan pembibitan Sapi di Pulo raya tersebut. (hendra)

Sumber : http://acehjayakab.go.id

 

Last Update Generator: 23 Jul 2019 18:37:11