Berikan Kemudahan Berinvestasi, Pemerintah Aceh Resmikan Program SAPA

IPTEK & Sains Rabu, 25 Oktober 2017 - Oleh opt4

Banda Aceh - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Aceh meresmikan Sistem Aplikasi Perizinan Aceh (SAPA) dan Sosialisasi Sistem Informasi e-Perizinan di Anjong Mon Mata, Selasa (24/10)

Acara itu dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam sambutannya Nova mengatakan untuk mewujudkan Aceh yang damai dan sejahtera tentu tidak hanya bisa diharapkan dari peran aktif Pemerintah semata, peran dunia usaha sangat dibutuhkan dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada di Aceh.

"Saat ini Pemerintah Aceh terus berupaya membuka peluang dan memberi ruang kepada pihak swasta untuk mengembangkan usahanya di Aceh. Dengan dukungan kemudahan berinvestasi itu, diharapkan lapangan kerja semakin terbuka dan potensi daerah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Nova.

Untuk mencapai harapan tersebut, saat ini Pemerintah Aceh telah mempersiapkan tiga faktor pendukung, yaitu menyediakan informasi tentang potensi daerah yang mudah diakses oleh siapa saja, untuk menumbuhkan keyakinan calon investor tentang kepastian hukum bagi pengembangan usaha di Aceh.

Salah satu langkah untuk memudahkan akses informasi itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu telah menghadirkan Sistem Aplikasi Perizinan Aceh (SAPA) dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi calon investor dalam mendapat izin mengembangkan usaha di daerah ini.

“Aplikasi SAPA ini merupakan salah satu penerapan sistem e-government agar masyarakat dapat memantau kerja-kerja yang dilakukan Pemerintah Aceh. Dalam pengembangan program ini, Pemerintah Aceh mendapat dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka memperkuat semangat transparansi di Pemerintahan Aceh,” imbuh Wagub.

Dalam konteks program, sambung Wagub, sistem ini mengadopsi aplikasi serupa yang sebelumnya telah sukses dijalankan oleh Provinsi Jawa Barat. Setelah mengevaluasi semua sistem ini dengan akurat, maka hari ini Pemerintah Aceh secara resmi melaunching kehadiran program Aplikasi SAPA dalam rangka mendukung pengembangan investasi di Aceh.

Wagub meyakini, kehadiran program ini akan memudahkan kalangan dunia usaha dalam mendapatkan izin pengembangan usaha di Aceh, sehingga pelayanan bagi calon investor akan lebih cepat, lebih efisien dan bersih dari pungutan liar.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub meyampaikan apresiasi atas dukungan dan kehadiran KPK, Kemendagri, BKPM dan DPMPTSP Jawa Barat yang telah mendukung hadirnya aplikasi SAPA di Aceh.

 "Hal terakhir terakhir dan sangat penting untuk terus kita jaga bersama adalah faktor keamanan serta dukungan masyarakat dalam usaha menciptakan iklim investasi yang kondusif di Aceh," jelasnya

Nova menambahkan, untuk mendukung kemudahan investasi, Pemerintah Aceh juga telah menghadirkan sebuah program yang disebut Sistem Informasi Aceh Terpadu atau SIAT, guna mendukung pelayanan yang lebih baik.

“Program Aceh SIAT ini merupakan pengembangan dari sistem yang berbasis teknologi informasi. Dengan diterapkannya program ini, berbagai informasi pembangunan Aceh terkini akan tersaji dengan cepat dan dapat diakses oleh semua pihak,” ungkap Nova.

Sementara itu, Asep Rahmat Suwanda, selaku Kepala Satuan Tugas Wilayah II, Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi KPK, berpesan agar jika nantinya ada pengaduan dari masyarakat terkait dengan SAPA, maka jangan dipersepsikan sebagai hal yang negatif, karena itu merupakan sumber masukan bagi kita untuk memperbaiki layanan SAPA,” ujarnya.(wan/jl-jf)

 Sumber : diskominfo.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 25 Nov 2017 00:03:06