Tarian Saman Gayo Jelajahi Benua Eropa

Seni, Budaya & Hiburan Selasa, 24 Oktober 2017 - Oleh opt4

Blangkejeren - Tarian Saman Gayo Provinsi Aceh yang dimainkan oleh laki - laki menjelajahi belahan Benua Eropa pertama kali tampil di Bulgaria, kesenian kebangaan Bangsa Indonesia itu berhasil menghibur ribuan penonton.

"Tarian Saman Gayo selama diluar negeri akan tampil di tiga negara diantaranya, Bulgaria, Belgia dan Jerman. baru - baru ini Tarian Saman Gayo mendapat rekor muri penari terbanyak sedunia dengan jumlah penari 12 ribu lebih. Tarian Saman telah menjadi warisan budaya dunia telah diakui oleh unessco tahun 2011 lalu di Bali," jelas Kepala Dinas Pariwisata Syafrudin Selasa (24/10) dari Belgia melalui WA.

Tarian Saman harus dilestarikan perkembangan nya, pelajaran Saman juga penting perkembangan nya mulai dari sekolah SD, SMP dan SMA sederajat. Kalau Tarian Saman sebenarnya sudah mendarah daging ditubuh masyrakat Gayo, salah satu bukti yangdilakukan masyrakat setiap hari kebesaran seperti Hari Raya Adil Fitri, Hari Raya Aidil Adha, Maulid Nabi, Israk dan Mikrat serta hari kebesaran lainya Masrakat selalu melaksanakan tradisi bejamu saman.

"Bejamu saman ada tiga katagori yang pertam bejamu saman sara ingi yakni bejamu saman hanya satu malam mulai dari setelah magrib hingga selesai. Sistem pelaksanaan nya tarian saman tersebut dilapangan dengan cara berlawanan, dari pihak tamu penari nya lebih dari sepuluh orang tanpa terbatas jumlah penari yang ditampilkan begitu juga dengan sebaliknya dari tuan rumah juga ditampilkan lawan penari dari tamu tadi untuk mengikuti gerak gerik tarian saman yang ditampilkan dihadapan penonoton," jelasnya.

"Kedua saman roa lo roa lo roa ingi artinya saman dua hari dua malam juga sistem nya tidak jauh berbeda dengan bejamu samata sara ingi hanya saja waktu bertambah, setiap tamu yang datang disambut dengan sistem berserinen artinya satu orang tamu dilayani oleh satu orang tuan rumah yang mengundang mulai dari makan malam hingga pelepasan itu tangung jawab tamu. Tamu yang di undang untuk bejamu saman tidak menentu mulai dari dalam daerah bahkan sampai dengan antar Kabupaten. Ketiga bejamu saman tulu lo tulu ingi artinya bejamu saman tiga hari tiga malam, biasanya dilakun dengan tamu dari kabupaten lain karena kondisi berjauhan dibuatlah kesepakatan kedua belah pihak waktu untuk melaksanakan tarian saman ditambah," sebutnya.

Sumber : Kominfo Gayo lues

 

 

Last Update Generator: 21 Nov 2017 00:02:39