Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Aceh

Imum Mukim Kayee Adang Dilantik, Ini Pesan Wali Kota

Pemerintahan Rabu, 09 Agustus 2017 - Oleh opt2

Banda Aceh – Ismail Is resmi menjadi mukim Kayee Adang Kecamatan Syiah Kuala periode 2017-2022 setelah dilantik Selasa malam (8/8/2017) di mesjid Syuhada Lamgugop. Ia menggantikan jabatan Rusli Arsyad yang menjabat pada tahun 2012-2016.
 

Ismail Is Dilantik  oleh camat Syiah Kuala yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, serta Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadhilah.
Wali Kota Banda Aceh berpesan kepada Ismail Is agar lebih proaktif  menyelesaikan berbagai permasalahan  dalam wilayahnya untuk menjaga ketentraman masyarakat. “Ada baiknya jika masalah besar dapat diperkecil dan masalah kecil bisa dihilangkan.”
Aminullah Usman berharap Imum Mukim Kayee Adang yang baru dilantik tersebut agar membantu penegakan Syariat Islam, karena hal tersebut termasuk dalam visi-misi pemerintah Kota Banda Aceh saat ini.
“Kita harus bahu-membahu menegakkan Syariat Islam, karena itu adalah tujuan agar terbangunnya kota Banda Aceh yang gemilang dalam bingkai syariat. Maka Imum Mukim juga punya peran penting di sini, hingga suatu saat kita dapat memperoleh penegakan Syariat Islam yang Kaffah,” ujar Aminullah.
Selain itu Imum Mukim diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik dalam mengayomi bawahan, serta punya jaringan kerja yang baik dari tingkat bawah hingga tingkat atas. Hal tersebut sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memimpin. Imum Mukim harus selalu berkoordinasi secara rutin dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kita butuh energi baru dan kerja keras dalam membangun kota Banda Aceh agar lebih baik, oleh karena itu setiap pemimpin dari Keuchik hingga Wali Kota harus selalu siap melayani masyarakat setiap saat. Menjadi pemimpin harus banyak sabar dan selalu menebar senyum kepada masyarakat. Saya mengajak kita semua mulai dari Keuchik hingga SKPK untuk kompak dan bersama-sama membangun kota Banda Aceh,” imbuh Wali Kota.
Selain mengayomi masyarakat, lanjut Aminullah, Imum Mukim juga menjadi “komandan” dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat.  Imum Mukim harus membimbing dan membina masyarakat agar tradisi-tradisi lokal tidak punah.
Dalam kesempatan ini Aminullah juga menghimbau masyarakat untuk mewaspadai narkoba yang sedang marak beredar di masyarakat. “mari jaga anak-anak kita, saling menjaga dan mengingatkan. Jangan lengah. Jangan berikan kesempatan mereka merusak anak-anak kita,” imbuhnya.
Sebelumnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota ‘dipeusijuk’ oleh perangkat adat Mukim Kayee Adang. Setelah pelantikan dan sumpah jabatan, Ismail Is juga ‘dipeusijuk’ oleh ketua Majelis Adat Aceh (MAA) kota Banda Aceh.

Sumber: humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 22 Oct 2017 12:13:21