Beranda > Berita > Umum > Pemerintah Aceh Alokasikan Beasiswa Rp250 Miliar
Pemerintah Aceh Alokasikan Beasiswa Rp250 Miliar
Jum'at, 15 Januari 2010 10:41:36 WIB

Banda Aceh - Guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal di berbagai bidang, Pemerintah Aceh pada tahun 2010 mengalokasikan dana untuk beasiswa lebih besar lagi mencapai Rp250 miliar bagi putra-putri Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sementara tahun lalu hanya dianggarkan Rp109 miliar.

"Tahun 2009 kita memberikan beasiswa kepada mahasiswa Aceh baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri sebesar Rp109 miliar, pada tahun ini kita telah mengusulkan sebesar Rp250 miliar," ujar Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar, kepada wartawan, Senin (11/1) malam.

Dijelaskan, jumlah beasiswa tersebut diusulkan meningkat 100 persen lebih dari tahun lalu, sebagian diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang kuliah dan telah mendapat beasiswa pada tahun 2008 dan 2009, sementara sisanya untuk mahasiswa baru yang diterima pada tahun 2010.

"Kita akan terus mengirim mahasiswa kita ke luar negeri untuk belajar di sana dan ilmu yang mereka dapatkan bisa memajukan Aceh khususnya untuk bidang pendidikan," kata Nazar.

Ke depan, Pemerintah Aceh akan semakin memperketat jurusan yang akan diberikan beasiswa, seperti untuk bidang manejemen pendidikan, saat ini sudah sangat banyak, sehingga ke depan tidak diberikan lagi.

Nazar mengakui, pada tahun 2008 dan 2009, mahasiswa untuk S-2 yang banyak mendaftar dan mendapatkan beasiswa berasal dari Unsyiah dan IAIN Ar-Raniry, hal tersebut terjadi karena beberapa perguruan tinggi lain di Aceh belum bisa menguasai bahasa atau belum memiliki lembaga bahasa.

"Ke depan kita berharap mahasiswa dari perguruan tinggi lain juga bisa mengusulkan beasiswa karena untuk belajar bahasa membutuhkan waktu yang tidak lama, enam bulan sudah cukup untuk belajar bahasa," ungkapnya.

Diikat MoU

Wagub menambahkan, semua penerima beasiswa diikat dengan nota kesepakatan (MoU) dengan Pemerintah Aceh dan setelah menyelesaikan pendidikannya harus kembali ke Aceh untuk memajukan daerah. Diharapkan, para mahasiswa Aceh penerima beasiswa, agar dapat belajar dari kesuksesan para mahasiswa Hongkong dalam melakukan studi lebih lanjut di perguruan tinggi.

Berdasarkan suatu penelitian pada tahun 1970 terhadap 50 mahasiswa Hongkong menunjukkan bahwa setelah 20 tahun kemudian, rata-rata para mahasiswa Hongkong tadi pada tahun 1990 umumnya telah menduduki posisi vital di sejumlah lembaga pemerintahan dan nonpemerintahan. Mereka umumnya hidup sejahtera dengan tingkat pendapatan yang sangat tinggi. (Analisa)

 

Terakhir Diperbaharui Jum'at, 15 Januari 2010 10:41:36 WIB